Minggu, 17 Maret 2019

Memoar Sumatra, Perjalanan untuk Mengenal dan Mencintainya (Bicara tentang Idealisme dan Rencana)

Tahun lalu setelah untuk pertama kalinya melakukan perjalanan sendirian ke ujung timur Jawa (beri link) dan punya kesempatan menulis sedikit petualangan yang dijalani, tidak disangka aku terinspirasi untuk mengulanginya lagi.

Aku yang mengasosiasikan diri sendiri sebagai Samudra seperti dalam salah satu Novel karya Tasaro G.K. yang berjudul Aku Angin, Engkaulah Samudra karena lebih mencintai diam disuatu tempat seperti samudra dibanding hidup berpindah-pindah bagai angin, nyatanya kalah juga dengan hasrat untuk lebih mengenal berbagai tempat di negeri ini.

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Garuda_Indonesia_Airbus_A330-200;_PK-GPI@HKG;04.08.2011_615xb_(6260666316).jpg
Meski pun lelah dan mengalami berbagai kejadian yang tidak sesuai dengan rencana namun akhirnya aku bisa setuju pada pernyataan para pelancong yang lebih dulu berkelana, pergi melakukan perjalanan selalu menimbulkan efek ketagihan.

Efek yang berhasil buat aku terjaga malam-malam dan  mulai menuliskan satu persatu destinasi tujuan, transportasi yang bisa dipilih untuk digunakan serta tempat menginap yang paling bisa diandalkan.

Tahun ini, tepat tanggal 1 Januari. Dengan gagah berani aku merangkumnya dalam sebuah pernyataan yang terdengar cukup gila, “Pergi ke 10 provinsi di Sumatra dan menuliskan kisahnya disebuah buku memoar”.

Kamis, 06 September 2018

Searching: Film Keluarga yang Dikemas Luar Biasa


Picture From BookMyShow

Setelah layar menghitam dan nama tim produksi muncul di layar tanda film selesai, aku memutuskan masih duduk di bangku penonton bioskop untuk beberapa saat. Bukan menunggu scene lanjutan ala film produksi Marvel tapi memang masih butuh waktu untuk menyempurnakan kesadaran yang berhasil diporak porandakan plot film terkeren per awal September 2018 yang ku tonton belakangan ini. 

Sebelum memutuskan menonton suatu film aku biasanya sudah baca review atau setidaknya baca banyak rekomendasi dari orang-orang melalui media sosial. Termasuk film ini, Searching. Film yang dari awal sudah bikin terkejut dengan pengemasannya yang tidak biasa. Yang merekomendasikan juga orang-orang yang terpercaya seleranya. Di antaranya ada Joko Anwar, sang Sutradara film Pengabdi Setan. Jadi sebenarnya sudah siap-siap dibuat terpana, tapi efek menonton langsung memang beda dengan bila bicara teori saja.

Selasa, 31 Juli 2018

Stunting, Satu Lagi Alasan Rokok Harus Mahal

“Faktanya dilihat melalui perspektif ekonomi dengan dukungan penelitian selama kurun waktu 21 tahun terakhir sejak tahun 1993-2014 telah terjadi peningkatan pengeluaran terhadap rokok yang berbanding terbalik dengan pengeluaran terhadap makanan dalam rumah tangga yang justru semakin turun.”, ujar Teguh Dartanto, PhD yang kini menjabat sebagai Ketua Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia sekaligus Akademisi yang tergabung dalam PKJSUI (Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia) memulai penjelasannya dalam program radio Ruang Publik KBR edisi 7, Rabu 25 Juli lalu.

Lalu apa hubungan fakta yang ada ini dengan isu stunting yang semakin besar di Indonesia sekaligus benang merah dengan topik yang diusung KBR kali ini? Dr. Bernie Endyarni Medise, SpAK MPH yang merupakan Ketua Satuan Tugas Remaja Ikatan Dokter Indonesia menambahkan bahwa “Stunting bukanlah kejadian yang terjadi secara instan. Malnutrisi bertahun-tahun yang mengganggu perkembangan fungsi otak dan tinggi serta berat badan anak adalah penyebab utamanya.”

Sabtu, 16 Juni 2018

Pelajaran dalam Perjalanan

Tahukah kamu, dulu bahkan seorang Raja berkuasa ditemani berpuluh Mentri ahli yang memutuskan melakukan berbagai ritual demi mendatangkan hujan? Mulai dari pencucian dosa hingga menikahkan anak gadisnya. Dulu, gerhana bulan dan matahari dianggap sebagai kutukan hingga mati-matian dihindari. Dianggap sebagai pertanda buruk bagi sebuah negeri.

Aku belajar tentang hal ini melalui beberapa drama Korea dan cerita-cerita dari para tetangga. Dan aku menarik kesimpulan terkait fakta yang ada, bahwa kebodohan sama seperti usaha mendapat sebuah ilmu. Keduanya memiliki konsekuensi yang besar.

Dokumentasi Pribadi

Kebodohan, pemahaman yang belum sampai, ilmu yang tidak berdasar seperti awan kelabu yang menutup cahaya. Kita buta, meraba-raba dan pada akhirnya mengambil keputusan yang tidak bijaksana.
Sedang usaha mendapat ilmu meski lelah, menghabiskan banyak waktu dan biaya bisa mengurangi resiko dari sebuah kesalahan, bisa membuka mata, telinga dan hati dari berbuat hal yang kurang bermakna.

Rabu, 23 Mei 2018

Mantra 30 Hari Bagi Para Pecandu Rokok


Sebenarnya jika kita mau menyinggung tentang dukungan maupun perlawanan terkait kampanye #RokokHarusMahal #Rokok50Ribu, kita tidak hanya bicara teori benar salah dan baik buruk karena hampir semua orang termasuk si perokok sendiri, aku yakin mengerti benar bahwa rokok tidak baik untuk kesehatan dan keuangan dalam keluarga. Pertanyaannya adalah kenapa semua teori itu seolah mental jika dihadapkan pada para penggemar setia kegiatan mengisap nikotin tersebut?
 
Rokok dan penikmatnya


Bahkan menurut penelitian yang dijelaskan oleh Narasumber dalam Program Radio Ruang Publik KBR Edisi 2 pada 16 Mei 2018 menunjukkan bahwa belanja rokok bagi rumah tangga Indonesia 6 kali lebih banyak dari alokasi belanja pendidikan, 10 kali lebih banyak dari alokasi dana kesehatan dan 3 kali lebih banyak dari alokasi belanja pakaian yang semuanya kita tahu adalah kebutuhan utama manusia. Kalau dipikir dari sudut pandang kita yang bukan perokok tentu saja ini merupakan fakta yang tidak masuk akal sekaligus memprihatinkan.
 

Selasa, 22 Mei 2018

Rute dan Tips Bepergian Sendiri dari Bandar Lampung ke Kediri



Sudah baca tulisan-tulisanku sebelumnya tentang betapa hecticnya kalau kamu baru pertama kali bepergian sendirian ke luar kota? Dan karena aku nggak mau hal-hal itu juga terjadi ke kamu, aku bagikan rute dan tips yang semoga saja berguna untuk digunakan ya.

Simpang Lima Gumul
Credit Pic Merdeka.com
(Belum ada dokumen pribadi, karena belum sempat foto di sini)

Pertama, jika kamu akan ke Kediri saran bus yang harus diambil adalah Rosalia Indah. Karena menurut informasi dari Ibu-ibu yang aku temui ketika beli tiket bus waktu itu, hanya Rosalia Indah yang punya trayek Lampung-Kediri.  Langsung ke loketnya saja jangan ke Terminal Rajabasa!!

Beli tiket beberapa hari sebelum berangkat, untuk memastikan kamu kebagian kursi dan bisa memilih dapat tempat diinginkan. Oh iya, selain datang langsung ke loket Rosalia Indah di Way Halim kamu juga bisa memesannya di website Rosalia-indah.co.id. Untuk yang memutuskan pesan via online aku nggak tahu lebih lengkap tentang caranya. Coba dibaca saja caranya di website ya. Sepertinya untuk yang pesan online, setelahnya kamu tetap harus check in di loket sebelum berangkat.

Untuk Kamu yang Punya Mimpi Bepergian Sendiri

Pagi ini aku bangun dengan pemandangan yang jauh berbeda dari yang biasanya aku lihat. Berbeda dari yang bertahun-tahun aku lewati. Tidak terasa berada di tempat berbeda ini telah memasuki pekan kedua. Ada hal-hal yang sesuai ekspektasi namun lebih banyak kejutannya. Tapi semuanya harus dijalani, sendiri.
Cr. pic Freepik.com
Aku pikir ini adalah hal terbaik dari melakukan perjalanan sendiri, kamu tidak benar-benar bisa bergantung pada seseorang. Salah satu jalan untuk menyembuhkan berbagai sakit yang aku derita di dalam. Tidak terikat secara emosional dengan seseorang, dengan sebuah tempat, sungguh melegakan.