Minggu, 15 April 2018

Muslim, Mode dan Fenomena Hijrah

Kita mungkin rata-rata telah khatam akan pemahaman atas aurat, batasannya dan betapa Islam menaruh perhatian lebih pada hal ini, tapi bagaimana dengan gaya busana yang masing-masing kita pilih dan menggambarkan jati diri bagi fenomena hijrah yang kian marak sekarang? Ada pengaruhnya kah? Perlu jadi perhatian kah?


Sebagai seorang muslimah yang masih terus belajar memperbaiki diri dan mencintai agama ini secara ikhlas dan tulus, tidak bisa dipungkiri salah satu hal yang aku syukuri dari aturan dalam Islam adalah perihal pakaian. Keindahan lewat bermacam pemahaman, latar belakang dan lokasi penyebaran adalah beberapa alasan betapa mode dalam pakaian muslim muslimah diseluruh dunia ini sangat beragam dan bisa jadi sebagai satu dari beberapa alasan seseorang untuk hijrah dan mengenal lebih jauh tentang Islam.

Cr pic. Freepik

Seorang adik tingkat lebih dulu terpikat pada seorang influencer di media sosial atas keindahan warna-warni pastel gamisnya, panjang jilbabnya dan betapa cantiknya si Influencer dengan semua itu sebelum lebih jauh mau belajar membaca Al Quran dan ikut aktif dalam pengajian. Atau ada juga yang malah tertarik dengan hijab ketika melihat ada temannya yang tetap istiqomah memakai hijab ketika masa orientasi yang mengharuskan dia naik gunung dan berjibaku dengan lumpur. Karena itu, jangan anggap remeh mode dan influencer bagi seorang muslim muslimah karena bisa jadi ialah wasilah seseorang untuk bisa hijrah.


Bicara lebih jauh tentang hijrah, belakangan pakaian syar’i terbukti makin diminati dan menjadi fenomena yang harus disyukuri dan lagi-lagi terima kasih harus kita berikan pada mereka yang gemar dan kerap mengenakan dan membuat pakaian ini semakin menarik untuk dikenakan diberbagai kegiatan dan situasi. Dulu sekali jika bicara tentang pakaian syar’i yang terlintas dikepala adalah rombongan Ibu-ibu pengajian dengan warna baju yang terang, terlihat sama dari ujung kaki ke ujung kepala dan hanya digunakan pada kegiatan-kegiatan penting di kelurahan. Kini pakaian syar’i ada bermacam ragam mulai dari untuk kondangan hingga menjemput anak pulang dari TK sebrang perumahan.

Cr pic. Instagram @muslimfashionfestival

Dan untuk merayakan sekaligus sebagai ajang silaturahim berbagi inspirasi antar para influencer, talent, speaker dan berbagai elemen lain yang mendukung terus nyala dan berkembangnya semangat berpakaian syar’i, unik dan penuh filosofi di Indonesia maka diadakan lah Muslim Fashion Festival yang akan digelar pada 19-22 April 2018 di JCC, Jakarta. Kamu yang tertarik dengan isu ini bisa lho ikut serta hadir dan menyebarkan informasi ini untuk teman-teman lainnya. Yuk jadi bagian dari mereka yang menjaga nyala dan berkembangnya semangat berpakaian terbaik bagi muslim dan muslimah di Indonesia.




2 komentar:

  1. wahh sekarang memang mode pakaian muslim dan syar'i semakin berkembang dan bervariasi ya..

    kalau saya sih masih tetap suka model casual sporty, kaos dan celana jeans. soalnya lebih mudah untuk padu padan dan berkativitas terutama kalau mesti ikut kegiatan outdoor seperti hiking dan camping.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pun begitu, Kak. Omong-omong, terima kasih sudah mampir dan memberi komentar. Salam kenal. ����

      Hapus