Tampilkan postingan dengan label Sendirian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sendirian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2020

Alpha Female

Istilah baru muncul lagi, kini untuk menandai perempuan kuat, berani dan mandiri, society tidak lagi hanya menyebutnya feminis. Istilah Alpha Female, diambil dari studi tentang hewan dan atau individu dengan peringkat tertinggi. Istilah ini merujuk bagaimana perempuan-perempuan yang disebut Alpha terlihat mendominasi dan percaya diri.

Photo by joel herzog on Unsplash

Tapi belakangan sebagaimana banyak hal di dunia ini, perspektif tentang Alpha Female semakin melebar dengan tambahan ciri khas-ciri khas baru yang merujuk pada pengalaman pribadi.
Membuat aku ingin membedahnya dengan perspektif sendiri.

Sabtu, 16 Juni 2018

Pelajaran dalam Perjalanan

Tahukah kamu, dulu bahkan seorang Raja berkuasa ditemani berpuluh Mentri ahli yang memutuskan melakukan berbagai ritual demi mendatangkan hujan? Mulai dari pencucian dosa hingga menikahkan anak gadisnya. Dulu, gerhana bulan dan matahari dianggap sebagai kutukan hingga mati-matian dihindari. Dianggap sebagai pertanda buruk bagi sebuah negeri.

Aku belajar tentang hal ini melalui beberapa drama Korea dan cerita-cerita dari para tetangga. Dan aku menarik kesimpulan terkait fakta yang ada, bahwa kebodohan sama seperti usaha mendapat sebuah ilmu. Keduanya memiliki konsekuensi yang besar.

Dokumentasi Pribadi

Kebodohan, pemahaman yang belum sampai, ilmu yang tidak berdasar seperti awan kelabu yang menutup cahaya. Kita buta, meraba-raba dan pada akhirnya mengambil keputusan yang tidak bijaksana.
Sedang usaha mendapat ilmu meski lelah, menghabiskan banyak waktu dan biaya bisa mengurangi resiko dari sebuah kesalahan, bisa membuka mata, telinga dan hati dari berbuat hal yang kurang bermakna.

Selasa, 22 Mei 2018

Rute dan Tips Bepergian Sendiri dari Bandar Lampung ke Kediri



Sudah baca tulisan-tulisanku sebelumnya tentang betapa hecticnya kalau kamu baru pertama kali bepergian sendirian ke luar kota? Dan karena aku nggak mau hal-hal itu juga terjadi ke kamu, aku bagikan rute dan tips yang semoga saja berguna untuk digunakan ya.

Simpang Lima Gumul
Credit Pic Merdeka.com
(Belum ada dokumen pribadi, karena belum sempat foto di sini)

Pertama, jika kamu akan ke Kediri saran bus yang harus diambil adalah Rosalia Indah. Karena menurut informasi dari Ibu-ibu yang aku temui ketika beli tiket bus waktu itu, hanya Rosalia Indah yang punya trayek Lampung-Kediri.  Langsung ke loketnya saja jangan ke Terminal Rajabasa!!

Beli tiket beberapa hari sebelum berangkat, untuk memastikan kamu kebagian kursi dan bisa memilih dapat tempat diinginkan. Oh iya, selain datang langsung ke loket Rosalia Indah di Way Halim kamu juga bisa memesannya di website Rosalia-indah.co.id. Untuk yang memutuskan pesan via online aku nggak tahu lebih lengkap tentang caranya. Coba dibaca saja caranya di website ya. Sepertinya untuk yang pesan online, setelahnya kamu tetap harus check in di loket sebelum berangkat.

Untuk Kamu yang Punya Mimpi Bepergian Sendiri

Pagi ini aku bangun dengan pemandangan yang jauh berbeda dari yang biasanya aku lihat. Berbeda dari yang bertahun-tahun aku lewati. Tidak terasa berada di tempat berbeda ini telah memasuki pekan kedua. Ada hal-hal yang sesuai ekspektasi namun lebih banyak kejutannya. Tapi semuanya harus dijalani, sendiri.
Cr. pic Freepik.com
Aku pikir ini adalah hal terbaik dari melakukan perjalanan sendiri, kamu tidak benar-benar bisa bergantung pada seseorang. Salah satu jalan untuk menyembuhkan berbagai sakit yang aku derita di dalam. Tidak terikat secara emosional dengan seseorang, dengan sebuah tempat, sungguh melegakan.

Selasa, 15 Mei 2018

Clumsy Marli: Cerita Perjalanan Sendiri, Hari Pertama

Di tiket tertulis pukul 14:30 WIB untuk menunggu bus keberangkatan. Sepanjang pagi aku bosan. Pakaian sudah masuk ke tas. Main hp males, tidur sudah kenyang, makan belum lapar.

Pukul 10 lewat memutuskan bergerak dari ranjang untuk membeli makan. Lanjut melipat seprai bantal dan kasur, menyapu lantai dan membuang sampah ke depan. Mandi, dandan lalu ingat harus ambil dan transfer uang untuk kosan di sana. Berangkat ke Minimarket Surya yang letaknya cukup dekat dan ATM BNI di depannya yang selalu jadi langganan. Drama dimulai. Mas-mas yang terlebih dahulu ada di bilik ATM keluar dan berkata, “uangnya habis, Mbak.”  Hm okelah. Order Gojek lagi sekarang pindah ke ATM dekat kampus. Selesai transfer balik ke kosan. Langit mulai mendung, deg-deg an takut keburu hujan. Pukul 14: 40 WIB akhirnyaaaaa berangkat ditemani rengekan tanya adik-adik kosan bertanya tujuan keberangkatan tapi aku hanya jawab dengan senyum sembari lari-lari kecil.
Cr. pic Freepik.com

Senin, 14 Mei 2018

Motivasi dan Persiapan Keberangkatan Perjalanan Solo Pertama

Melakukan perjalanan sendiri? Bahkan aku nggak pernah mimpi. Seumur hidup mengenal diri sebagai seseorang yang memiliki 0 pengalaman dan pengetahuan terkait jalan-jalan membuat aku lebih suka berada disebuah ruangan beratap dan berdinding, ada pendingin, smartphone full battery, sambungan wifi dan jajan sebagai sebuah liburan. 

Cr. pic I don't even remember where I get this. Probably from pinterest.com


Tapi beberapa waktu yang lalu setelah sempat merasa sakit lalu didorong banyaknya influencer dan bacaan yang mendukung pergi sendiri dan skip rutinitas, membuat aku mulai memiliki motivasi. Awal tahun, aku menulis untuk pergi ke luar kota dalam 1 dari urut harapan. Dan tahukah kamu? Setelah menjalani mimpi itu dan mampu mencoret satu dari beberapa di dalamnya sungguh membuat aku merasa bangga for no one but myself. 

Cr. pic GoGirl! Instagram photo

Kamis, 30 Maret 2017

Sendirian

Image From Pinterest

Salah satu hal paling menyedihkan di dunia ini adalah ketika kamu sadar seseorang yang kamu kenal dan temani bertahun lamanya ternyata tidak juga mengenalmu dengan baik.
Tidak mengenal kerapuhan hatimu. Ketakutan-ketakutanmu.

Malam ini aku duduk ditemani suara merdu duo Band Indie kesukaan bangsa, Banda Neira, yang secara mengagetkan memutuskan bubar belum lama.
Sembari bersandar di dinding. Berpikir.

2 tahun belakangan adalah waktu paling tenang sekaligus paling gaduh.
Aku menyadari banyak hal yang sebelumnya luput, entah karena kenaifan, entah karena usia muda membuat pengalaman dan pemahamanku masih terhitung jari tangan.