Setelah kembali merasakan jadi bagian dari masyarakat di rumah, aku jadi makin sering menyadari hal-hal kecil yang biasanya luput diperhatikan di kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah bagaimana sebuah komunitas tempat tinggal bekerja.
Di sini tiap melewati atau dilewati, setiap orang akan saling menyapa kecil dan melempar senyum. Bahkan tidak jarang kemudian berhenti sejenak di tempat acak untuk ngobrol bertukar kabar. Lucu juga kadang kalau diperhatikan, bagaimana bahkan saat saling naik motor, membawa bocah atau bahkan sampah, Bapak-bapak tetap memilih berhenti di pinggir jalan untuk bercerita.
![]() |
| Ilustrasi buatan sendiri |
Kalau Ibu-ibunya karena tiap pagi ada pasar pagi yang buka, pokoknya siap-siap saja melihat pemandangan Ibu-ibu bergerombol mulai dari hanya 2 orang, hingga 5 sampai 6. Baru bubar kalau sudah ingat bahwa hari mulai siang dan mesti buat sarapan. Karenanya, kalau Mamaku pergi mau beli sayur di pasar pagi, aku sudah hapal dia baru akan kembali 1 jam lagi.
