Jumat, 08 Agustus 2014

Siapa Bilang ?

Perjalanannya panjang dan penuh banyak rintangan.
Mungkin karena itu sedikit kawan yang membersamai untuk menguatkan.
Siapa bilang, perjalanan ini akan mudah ?
Siapa bilang, tak akan ada pengorabanan ?
Siapa bilang, yang mesti kita lewati adalah jalan lurus bebas hambatan ?

Tak ada yang menjanjikannya padamu bukan ?
Yang ada justru kesepian, penuh pengorbanan dan keras nian para penantang mencoba mengganggu dakwah islam.
Yang ada justru berbagai tudingan sesat, teroris dan dianggap berlebihan dalam mengamalkan ajaran.
Yang ada justru tawaran meninggalkan dakwah, teguran karena memanjangkan hijab dan picingan mata melihat aneh penampilan luar.

Kamis, 07 Agustus 2014

Tenanglah




Memang akan tiba waktu kita mesti belajar perlahan melepaskan genggaman yang dulu begitu kuat memapah kita, membersamai.

Pahamlah, karena semesta hanya sementara dan manusia yang mengisinya pun begitu. Hanya sekejap mata, mengenal, mencinta, bersama untuk kemudian pergi menjalani tiap pilihan yang diambil dengan penuh kesadaran.

Rabu, 30 Juli 2014

You're the One




Aku pernah bertanya-tanya dalam hati
Kalaupun nanti kesempatan itu datang, waktu itu tiba
Bagaimana caraku mengenalmu diantara sekian banyak pria ?
Bagaimana aku tahu bahwa kau adalah pria yang tepat bagiku ?

I just know it, cause you’re the one for me
Dan kini, saat waktu yang dinanti akhirnya tiba.
Entahlah bagaimana menjelaskannya, aku hanya tahu.
Aku hanya yakin.

Senin, 14 Juli 2014

Alasan Bertahan


"Hari ini seperti akumulasi keluhan bertumpuk yang tak pernah bisa kubagi.
Seperti melihat terbukanya jalan untuk mengambil bendera putih, lalu melambaikannya dengan penuh kelegaan.
Terlebih telah kutemukan beribu alasan untuk berhenti dan mundur perlahan.

Aku seperti bom waktu yang menanti detik demi detik ledakan.
Menanti, untuk melihat, apakah perlu kesempatan kedua kuberikan.

Aku tengah menanti inisiatif.
Menanti untuk ditanyakan.
Menanti untuk dikuatkan dengan berbagai alasan untuk terus bertahan.
Ya, aku dalam fase kegamangan."

Kamis, 03 Juli 2014

Kita Semua Akan Jadi Alumni


Jalan hidup membawa kita pada pemahaman bahwa tak ada satupun kisah yang tak menjadi pelajaran. Semua mengandung hikmah dan petuah.
Mengawali Juni dengan sebuah rapat, bertemu saudara saudari yang baru coba untuk dikenali, memantapkan hati untuk mulai berkontribusi dan mencoba untuk menyambungkan hati lewat cerita, canda dan tentu doa.

02 Juli 2014, entahlah sudah ada beberapa orang yang mengucapkan satu kata yang belakangan mulai aku pahami memiliki arti yang begitu dalam dan panjang.
Alumni.
Berawal dari harus 'lengser' dari sebuah amanah organisasi fakultas tempat bernaung selama kurang lebih 2 tahun. Hingga tiap ada yang bertanya "amanahnya apa mbak disini ?"aku lalu dengan sigap menjawab "sudah alumni, adikku"
Mudah saja menjawabnya.

Minggu, 29 Juni 2014

Istiqomah




Bergetar rasanya menjadi salah satu saksi hijrahmu
Seperti kembali terseret masa lalu, saat aku juga tertatih pada pertanyaan di persimpangan jalan
Mana yang mau lebih kau dahulukan ? Mana yang lebih ingin kau prioritaskan ?

Aku tahu tak bijak hanya berputar pada pencarian alasan yang berbalut kegamangan.
Aku tahu tak ada lagi jawaban selain bertanya pada Nya lewat hatiku yang selalu bergetar saat melihat wajah-wajah teduh itu tersenyum menyapa. Melihat hijab yang tersulur rapat, menghalang pandangan.
Dan keputusan memang mesti diambil cepat, dengan penuh harap pada Ridho Nya saja, dengan mengokohkan azam. Bismillah.

Kamis, 26 Juni 2014

Masih Terlalu Pagi


....Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
Q.S. Al Baqarah : 216

Di jalan cinta para pejuang, biarkanlah cinta berhenti di titik ketaatan. Meloncati rasa suka & tidak suka. Melampaui batas cinta dan benci.
Karena hikmah sejati tak selalu terungkap di awal pagi. Karena seringkali kebodohan merabunkan kesan sesaat. Maka taat adalah prioritas yang kadang membuat perasaan-perasaan terkibas.
Tetapi yakinlah, di jalan cinta para pejuang, Allah lebih tahu tentang kita.
Salim A. Fillah

Ini tentang perjuangan panjang, yang bahkan belum kita tapaki walau sejengkal.
Tentang kita yang rikuh, mencari pegangan, mengusir ketidaknyamanan hingga memutuskan mulai membuka diri, saling mengenal.
Marlia Alvionita