Minggu, 18 Februari 2018

Ekspektasi vs Realita-2

Image by Pinterest

Apa yang mendefinisikan dirimu?
Like if someone ask you, who are you? Hal pertama apa yang akan kamu jawab?
Aku belajar bahwa jawaban atas siapa kamu, adalah jawaban paling jujur dari bagaimana kita mendefinisikan diri sendiri.
Jadi sudah kah kamu punya jawaban atas itu?

My suffering experience berawal dan berakhir dari pertanyaan itu. Dan mungkin banyak orang lain juga mengalaminya terutama mereka yang berusia dewasa muda, 20 an.
Biasanya kita diusia ini, belum benar-benar punya jawaban pasti untuk menggambarkan diri sendiri.

Lalu pertanyaan lain akan muncul? Apa yang kamu punya? Jika sebenarnya you don't feel like belong somewhere or someone.
Jadi apa yang ingin kamu lakukan jika ternyata kamu tidak benar-benar tahu apa mimpi dan keahlianmu?

Dan, Sayang, pertanyaan ini kadang akan jadi lebih mengerikan dan rumit untuk dijawab. Jadi apa yang membuat hidupmu layak dijalankan? Atau haruskan diakhiri saja dengan cara-cara yang telah lama diam-diam kamu dan aku susun di dalam kepala?

Mereka bilang the best life to live is being yourself tapi nyatanya menjadi diri sendiri tidak pernah mudah. Karena kita harus menyesuaikan dengan banyak sekali nilai, norma dan aturan yang sejatinya tidak pernah benar-benar cocok untuk dijalani.

Jadi siapa dirimu? dan apa yang menjadikan hidupmu layak dijalankan?

Bersambung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar